PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
BUDIDAYA BEBEK DAN TELUR BEBEK ”THREE IN ONE”
BIDANG KEGIATAN :
PKM KEWIRAUSAHAAN
Diusulkan Oleh :
Agustin Setyowati NIM G0E 007 002 (Angkatan 2007)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
SEMARANG
2010
HALAMAN PENGESAHAN
USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
1. Judul Kegiatan : Budidaya Bebek Dan Telur ”Three in one”
2. Bidang Kegiatan : PKMK
3. Bidang Ilmu : Pertanian
4. Ketua Pelaksana Kegiatan :
a. Nama Lengkap : Agustin Setyowati
b. NIM : G0E007002
c. Jurusan : D3 Kebidanan
d. Universitas : Muhammadiyah Semarang
e. Alamat Rumah : semarang
5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 3 orang
6. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap : Agustin Rahmawati, S.sT
b. NIK : K. 1026. 123
c. Fakultas : D-III Kebidanan
d. Alamat Rumah : Jl. Karang Rejo V/No.3 RT03/RWIII
Banyumanik-Semarang
No. Telp. / Hp : 085641690053
7. Biaya Kegiatan Total :
a. Dikti : Rp. 10.000.000,-
b. Sumber lain : Rp. 0,-
8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 bulan
Semarang, 30 Juli 2010
Menyetujui, Ketua Pelaksana Kegiatan,
Ketua Program Studi
( Nuke Devi Indrawati,SE,SsiT ) (Agustin Setyowati)
NIK.28.6.1026.102 NIM : G0E007002
Pembantu Rektor III Dosen Pendamping,
(H.Djoko Setyo Hartono, SE, MM, SH, M.Kn.) ( Agustin Rahmawati, S.ST )
NIP. 28.6.1026.087 NIK. K. 1026. 123
A. JUDUL : Budidaya Bebek Dan Telur Bebek Three in One
(ALTERNATIF PELUANG USAHA BARU BAGI MAHASISWA)
B. LATAR BELAKANG MASALAH
Bebek adalah hewan penurut, mudah di ternakkan dan dipelihara. Banyak sekali sumber daya yang bisa kita ambil dari bebek baik telur maupun dagingnya bahkan kotorannya bisa dijadikan sabagai pupuk. Dari telur dan daging yang di hasilkan oleh bebek, para peternak mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Sehingga memelihara bebek telah menjadi salah satu pilihan usaha penyedia telur dan daging sehingga dapat dijadikan bisnis ternak andalan. Keuntungan pemeliharaan bebek secara intensif adalah produktivitas telur lebih tinggi, kesehatan dan keselamatan itik lebih terjamin serta biaya pemeliharaan lebih efisien.
Penggemar daging dan telur bebek sekarang semakin banyak, karena rasa dari dagingnya yang sangat lezat. Saat ini daging bebek banyak dibutuhkan oleh restoran-restoran terutama restoran cina karena menu utamanya banyak dari daging bebek. Namun demikian, saat ini daging bebek mulai banyak dihidangkan di warung-warung tenda di pinggir jalan seperti daging bebek goreng. Biasanya konsumen membeli daging bebek dalam bentuk karkas maupun bebek siap potong.
Tidak hanya dagingnya saja, telurnya pun bisa dibuat menjadi telur asin yang tak kalah lezat dengan dagingnya. Kebutuhan akan ketersediaan semakin sedikit padahal kebutuhan telur sangat banyak. Hal ini dikarenakan telur merupakan sumber pembangun tertinggi setelah keju dan susu, protein sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan pengganti sel-sel yang rusak atau mati.
Pelaku usaha budidaya bebek dan telur asin panggang belum sebanyak usaha ayam potong, tetapi kebutuhan akan daging bebek semakin bertambah dan kami ingin memberi inovasi baru selain berternak bebek juga ingin membuat telur asin bebek yang cara masaknya di oven/ dipanggang yang kami beri nama “telur asin panggang” dan tidak hanya itu kami juga menjual telur bebek mentah, telur asin bahkan sampai ke kotoran bebek yang akan kami jual, dengan kata lain bahwa kami akan menjual bebek dari telur sampai kepada kotorannya sehingga tidak mengotori lingkungan setempat dan kotoran tersebut akan kami jual kepada petani disekitar lingkungan agar sesuai dengan salah satu tujuan kami yakni pemberdayaan masyarakat sekitar. Inilah yang melatar belakangi kami untuk menawarkan usaha ternak bebek dan telur bebek Three in one untuk dikembangkan.
C. PERUMUSAN MASALAH
Ada beberapa perumusan masalah dalam kegiatan kewirausahaan ini :
1. Masih kurangnya produk dan produsen bebek pedaging maupun telur bebek di Kabupaten Kedal Provinsi Jawa Tengah.
2. Perlunya peningkatan kreativitas dan kemandirian mahasiswa
3. Perlunya pemberdayaan masyarakat sekitar untuk pengurangan pengangguran
D. TUJUAN
Tujuan usaha ini adalah:
1. Tujuan yang diharapkan akan tercapai adalah dapat mengembangkan kreatifitas mahasiswa. Kreatifitas disini adalah pembuatan telur asin bebek dengan cara dipanggang, dan mengembangkan disini adalah pembudidayaan bebek.
2. Terbentuknya sebuah badan usaha yang mewadahi dan mengembangkan peluang usaha, yaitu ternak bebek potong, telur bebek mentah, telur asin, dan telur bebek panggang serta kotoran bebek sebagai pupuk menjadi suatu bidang usaha yang menguntungkan.
3. Pemberdayaan masyarakat sekitar dalam memproduksi dan pemasaran serta untuk mengurangi tingkat pengangguran.
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Timbul jiwa kemandirian dari kami sebagai mahasiswa dengan berwirausaha, serta memberikan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar, serta menghasilkan produk yang berkualitas bagi masyarakat.
F. KEGUNAAN
- Dapat mengurangi angka pengangguran serta memberdayakan masyarakat sekitar untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
- Memperkenalkan produk telur asin panggang kepada masyarakat.
- Memanfaatkan kotoran bebek sebagai pupuk.
- Sebagai salah satu peluang usaha bagi mahasiswa.
G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
1. Pemberdayaan bebek, produksi telur bebek ”Three in one”, dan pemanfaatan kotoran bebek.
Kegiatan utama yang akan dijalankan adalah berternak bebek yang terdiri dari 200 bebek dewasa yang sudah siap bertelur dengan jumlah bebek betina sebanyak 125 ekor dan bebek jantan 75 ekor serta 100 ekor itik/bebek kecil. Disini kami tidak hanya memasarkan daging bebek tetapi juga akan membudidayakan bebek serta memproduksi telur dengan metode ” three in one” yakni, kami tidak hanya memasarkan telur bebek mentah tetapi juga memproduksi telur asin dan telur bebek panggang, yang mana telur bebek panggang ini merupakan trobosan terbaru bagi masyarakat pencinta telur dengan cara pembuatannya yakni setelah dibuat telur asin akan di panggang selama 10 menit didalam oven. Bahkan didalam proposal ini kami tidak hanya menjual daging bebek dan telurnya tetapi juga menjual kotoran bebek sebagai pupuk, agar proposal ini sesuai dengan tujuan yang kami harapkan.
2. Keunggulan
Sebagian besar pengusaha dibidang peternakan hanya melakukan 1 jenis usaha saja. Padahal di sektor ini ada 5 jenis usaha yaitu penjualan daging bebek, penjualan telur mentah, produksi telur asin, produksi telur asin panggang, dan penjualan kotoran bebek sebagai pupuk. Kondisi ini ditangkap sebagai peluang, sehingga kami akan melakukan lima jenis usaha sekaligus. Dengan demikian penghasilan yang didapatkan akan lebih besar.
- Strategi Pemasaran Yang Akan Digunakan
a. Direct Seles (Penjualan langsung ke tempat target market berada).
Strategi ini mengadopsi strategi dagang Multi Level Marketing (MLM). Cara kerjanya, sales langsung mendatangi konsumen di tempat tinggalnya untuk menawarkan produk. Hasilnya transaksi penjualan dapat dilakukan tanpa toko dan tidak terbatas waktu. Team sales akan menawarkan langsung ke tempat target market berada (pasar, warung dan rumah). Cara penjualan seperti ini tidak memerlukan banyak biaya karena kita tidak perlu mengeluarkan biaya sewa toko di setiap tempat konsentrasi/ berkumpulnya target market berada.
b. Penjualan melalui toko/gerai
Agar strategi pertama lebih efektif dan lebih bisa dipercaya oleh konsumen maka diperlukan toko atau gerai sebagai icon dan pusat informasi. Sebagian besar toko hanya menunggu konsumen. Strategi penawaran langsung ke tempat tinggal konsumen sudah merupakan bentuk promosi agar konsumen mendatangi toko kami. Tentunya hal ini akan memperbesar terjadinya transaksi penjualan.
c. Target market
Target market untuk usaha budidaya bebek dan telur ini tidak terbatas. Konsumen terdiri dari semua usia, wilayah pemasarannya juga seluruh dunia, waktunya pun sepanjang masa. Penjualan akan dilakukan melalui agen-agen penjualan bebek dan telur asin di pasar, warung makan/restoran.
d. Media Promosi Yang Digunakan
1. Publikasi dari mulut kemulut
Iklan yang paling kuat efeknya bagi konsumen sebenarnya bukanlah iklan koran, bukan iklan radio, bahkan bukan iklan televisi. Iklan yang paling kuat pengaruhnya adalah Word of Mounth (Publikasi dari mulut ke mulut), yakni dengan cara menjajakan hasil produksi kepada masyarakat sekitar lingkungan dengan harapan hasil produksi dapat dipromosikan secara langsung oleh masyarakat.
2. Koran, spanduk dan brosur
Sebuah usaha yang bagus tidak akan menghasilkan keuntungan besar jika tidak dipublikasikan. Penggunaan spanduk dan brosur masih diprioritaskan untuk sarana promosi. Penyebaran (Spreading) brosur juga dilakukan secara berkala. Per 1 minggu atau per 2 minggu.
3. Internet
Iklan di internet melalui website, e-mail, mailist, facebook, merupakan publikasi andalan selain murah jangkauanya pun sangat luas.
H. METODA PELAKSANAAN
- Proses Produksi
a. Penyediaan Lahan/Lokasi
Lahan yang dibutuhkan dalam usaha ternak bebek tidak terlalu luas, karena itik tidak termasuk ternak yang liar. Lokasi untuk kandang bebek dibuat agak tinggi dibandingkan dengan kawasan sekitarnya, serta diusahakan di sekitarnya terdapat kolam sehingga dampak kebasahan karena bebek adalah salah satu ternak yang suka dengan air. Lokasi kandang jauh dari kebisingan agar itik tidak stress dan jangan dekat dengan rumah karena dikhawatirkan kotoran atau debu atau bulu-bulu halus terbawa angin dan merusak kesehatan.
Bahan untuk pembuatan kandang dibuat berupa bambu, lantainya dari tanah, atapnya dari alang-alang, rumbia, ijuk ataupun plastik bekas. Di dalam kandang terdapat tempat pakan dan minum. Kandang terbagi dua, yaitu kandang untuk anak itik dan kandang untuk itik dewasa.Luas lahan yang dibutuhkan dalam usaha ini adalah seluas (20 x 20) m dengan perkiraan (10 x 5) m areal kandang, (10 x 15) kolam dan selebihnya sebagi tempat areal sarana pendukung.

4 m
Kandang Beratap
Tempat Minum
Tempat Pakan
Kandang Umbaran
|
|
4m

. . . . . .
2 m K. Beratap 1m K. Umbaran
Bagan Kandang : Tampak Atas dan Tampak Samping
b. Sistem Pemeliharaan
Kegiatan pemeliharaan bermula pada saat anak bebek baru saja menetas, baik melalui penetasan alami maupun penetasan dengan menggunakan inkubator. Seperti halnya memelihara ayam pedaging, pada itik pun dikenal adanya fase-fase pemeliharaan. Fase-fase ini perlu diketahui karena akan digunakan untuk dasar dalam berbagai praktek tatalaksana, misalnya dalam hal penyediaan dan pemberian pakan, penyesuaian kebutuhan luasan lantai kandang, dan sebagainya. Fase-fase pemeliharaan yang dimaksud tersebut adalah sebagai berikut :
a. Fase awal atau starter, antara umur 0 – 2 minggu.
b. Fase akhir atau finisher, antara umur 2 – 7 minggu.
Pemeliharaan bebek potong biasaya diakhiri pada umur 7 – 8 minggu untuk kemudian dipotong dan dipasarkan. Pemeliharaan akan dilanjutkan apabila dimaksudkan untuk menghasilkan induk untuk pembibitan. Sistem pemeliharaan bebek yang kami tawarkan adalah sistem semi intensif, yaitu bebek dilepaskan setiap pagi di areal kolam yang sudah ada untuk mencari pakan. Pada siang hari, bebek kembali dimasukkan ke kandang dan diberi pakan tambahan. Pakannya diberi berupa ramuan bahan pakan alami yang kaya akan provitamin A dan omega 3. Tambahan pakan juga diperoleh dari kolam berupa keong, cacing, dan ikan- ikan kecil untuk menekan pertumbuhan itik secara maksimal.
c. Pembuatan telur asin dan telur bebek panggang.
Diawali pemilihan telur bebek dengan kualitas cangkang telur yang baik atau keras sehingga tidak mudah pecah, yaitu dengan cara merendamnya pada ember, apabila telur mengapung maka kualitasnya tidak baik. Kemudian telur direndam dalam tapperware dengan air garam selama 20 hari lalu jadilah telur asin dan dapat dipasarkan. Produksi kedua kami yaitu telur asin bebek panggang cara pembuatannya adalah langkah awalnya sama seperti pembuatan telur asin namun perbedaannya disini adalah setelah menjadi telur asin kemudian telur di panggang dalam oven selama 10 menit.
2. Proses Pemasaran
1. Sasaran konsumen dan pembeli adalah pasar tradisional, warung makan/restoran, dan masyarakat umum.
2. Wilayah Pemasaran langsung (direct selling) serta konsinyasi adalah wilayah Semarang dan sekitarnya, dan untuk penjualan melalui e-marketing (penjualan melalui internet) wilayah pemasarannya adalah seluruh Indonesia.
3. Penetapan harga jual untuk bebek pedaging adalah Rp.52.000,-/ekor, telur mentah Rp.1.400,-/butir, telur asin Rp.1.600, sedangkan penetapan harga jual untuk telur asin panggang adalah Rp.2.000,-/butir
I. JADWAL KEGIATAN
| No | Kegiatan | Bulan 1 | Bulan 2 | Bulan 3 | Bulan 4 |
| 1 | Pembuatan kandang |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 2 | Pembelian bibit |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 3 | Pembelian oven |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 4 | Pembuatan telur panggang |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 5 | Promosi melalui brosur/koran |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 6 | Pemasaran langsung |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
J.gfgRANCANGAN BIAYA
- Peralatan
|
|
| No. | Keterangan | Harga |
| 1 | Oven ( @ 1 oven) | 4.000.000 |
| 2 | Rumah produksi telur asin panggang | 3.500.000 |
| 3 | Kandang ukuran (10x4) | 3.000.000 |
|
| Sub Total | 10.500.000 |
- Bahan Habis Pakai
|
|
| 1 | Biaya obat dan vitamin | 250.000 |
| 2 | Biaya pakan | 500.000 |
| 3 | Biaya Listrik perbulan | 100.000 |
|
| Sub Total | 850.000 |
- Lain –Lain
|
|
| 1 | Bibit bebek dewasa (200 x Rp.40.000) | 8.000.000 |
| 2 | Bibit bebek kecil (100 x Rp.10.000) | 1.000.000 |
| 3 | Biaya Karyawan (@2 orang) | 1.000.000 |
| 4 | Biaya Tukang (@1 orang,pembuatan kandang) | 500.000 |
| 5 | Promosi (koran, brosur, spanduk, banner) | 350.000 |
| 6 | Biaya sewa tanah perenam bulan | 800.000 |
| 7 | Biaya packing, produksi,dll. | 950.000 |
|
| Sub Total | 12.600.000 |
|
| TOTAL | 23.950.000 |
LAMPIRAN 1
Daftar Riwayat Hidup Ketua Pelaksana
Yang bertanda tangan dibawah ini :
1. Nama lengkap : Agustin Setyowati
2. Tempat dan tanggal lahir : Tanjung pinang, 5 Agustus 1989
3. Jenis kelamin : Perempuan
4. NIM : G0E 007 002
5. Fakultas / Jurusan : D-III Kebidanan
6. Status pernikahan : Belum menikah
7. Negara : Indonesia
8. Agama : Islam
9. Alamat : Semarang
Semarang, 30 Juli 2010
Yang bersangkutan,
(Agustin Setyowati)
LAMPIRAN 4
Daftar Riwayat Hidup Dosen Pembimbing
Yang bertanda tangan dibawah ini :
1. Nama lengkap : Agustin Rahmawati, S.ST
2. Tempat dan tanggal lahir : Semarang, 7 Agustus 1987
3. NIK : K. 1026. 123
4. Jenis kelamin : Perempuan
5. Agama : Islam
6. Alamat : Jl. Karang Rejo V/No.3 RT 03/RW III
Banyumanik- Semarang
A. Riwayat Pendidikan
- D-III Kebidanan Poltekkes Depkes Semarang lulus tahun 2008
- D IV Kebidanan Poltekkes Depkes Semarang lulus tahun 2009
- Magister Promosi Kesehatan Kajian Kespro dan HIV/AIDS Universitas Diponegoro Semarang study sekarang.
B. Pengalaman Bekerja
- Pembantu pengajar mata kuliah Asuhan Neonatus, bayi dan balita di AKBID AR-RUM Salatiga.
- Staff pengajar prodi D-III Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang Semarang-sekarang tahun 2009.
Pengalaman Penelitian
1.Hubungan pengetahuan dan sikap suami tentang MOP di RW III Kecamatan Banyumanik-Semarang Tahun 2008.
2.Dukungan istri dan partisipasi suami dalam pemilihan kontrasepsi MOP di Kecamatan Banyumanik- Semarang Tahun 2009.
Semarang, 30 Juli 2010
Hormat saya,
(Agustin Rahmawati, S.ST)
LAMPIRAN 5
LAMPIRAN 6
Denah Lokasi Usaha
1.pict. bebek dewasa
2.pict. itik.
3.pict telur bebek mentah
4.pict. telur asin
5.pict telur asin panggang
6.pict kotoran bebek pupuk.